| Rabu, 15 September 2010 | 01:15 WIB
Dibaca: 1043 
William Wrigley Jr. Foto wrigley.com
Mungkin
kita pernah mengalami betapa jengkelnya saat tangan dan kaki kita
lengket terkena pemen karet atau pada saat remaja kita sering mengunyah
permen karet lalu menggelembungkannya dan terkadang membunyikannya
dengan lidah kita. Ketika sedang mengunyah permen karet itu, pernahkah
terpikirkan oleh kita bahwa permen yang sering dianggap sepele dan
kadang bikin jengkel ini ternyata telah membuat seseorang jadi
konglomerat.
Bagaimana kisahnya permen
karet bisa membuat seseorang jadi konglomerat? Coba perhatikan saat
belanja di supermarket atau di warung, biasanya terdapat toples penuh
permen karet merk Wrigley beraneka rasa dan harganyapun cukup murah. Apabila kita telusuri sejarahnya ternyata permen karet Wrigley
ini sudah berumur 117 Tahun.
Kisahnya dimulai pada tahun 1891 pada saat
itu seorang Pria Amerika berusia 29 Tahun bernama William Wrigley Jr.
hijrah dari Philadelpia ke Chicago hanya berbekal uang 32 dollar dan
tekad untuk sukses. William Wrigley Jr (lahir 30 September 1861) adalah seorang salesman dan
ayahnya adalah seorang pembuat sabun. Awalnya Wrigley berjualan sabun
buatan ayahnya, supaya sabunnya laku dia memberi hadiah baking powder
kepada setiap pembeli sabun.
Ternyata Baking Powdernya lebih disukai
daripada sabun, diapun berubah jadi berjualan baking powder. Seperti
biasa dalam menjaring pembeli, dia selalu menyertakan hadiah gratis saat
menjual produknya. Kali ini dia memberi hadiah 2 bungkus permen karet
bagi setiap kaleng baking powder yang dijualnya tapi yang terjadi
selanjutnya para pembelinya lebih menyukai hadiah permen karetnya itu.
Akhirnya Wrigley memutuskan untuk bisnis permen karet padahal pada saat
itu sudah ada beberapa perusahaan pembuat permen karet dan bisnis
mereka tidak berkembang. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkah Wrigley
untuk berjualan permen karet.
![]() |
| Foto www.wrigley.com |
Pada tahun 1893 mulailah dia memproduksi secara kecil-kecilan permen karet buatannya sendiri berjenis Juicy Fruit dan
memakai namanya sendiri sebagai merk dagang permen karet itu lalu
memasarkannya. Selain dikenal sebagai salesman, Wrigley juga cerdik
dalam mengiklankan produknya sehingga diapun dikenal sebagai pakar
dibidang periklanan. Berkat kecerdikan dan keuletannya, perlahan tapi
pasti permen karet Juicy Fruit digemari banyak orang dan laris dipasaran. Sukses yang diraih Juicy Fruit membuat Wrigley memproduksi lagi jenis permen karet lainnya yaitu Wrigley's Spearmint dan Double Mint yang juga laris manis.
Walaupun
sempat jatuh bangun dalam mengelola bisnis permen karetnya, William
Wrigley Jr. tetap gigih menekuni bisnis permen karet. Terbukti dengan
keberhasilannya dalam mengelola bisnis itu hingga bertahan puluhan tahun
dan mampu mewariskan nama besar perusahaannya pada anak dan cucunya.
William Wrigley Jr. Meninggal di usia 70 pada tahun 1932 setelah sukses
merintis dan membangun kerajaan bisnis permen karetnya. Ketika dia
wafat, bisnisnya dilanjutkan oleh anaknya Phill Knight Wrigley
yang kemudian melanjutkan bisnis ayahnya itu selama 45 tahun. Sama
seperti ayahnya, ditangan PK Wrigley perusahaan ini berkembang dengan
pesat.
P.K. Wrigley meninggal pada tahun 1977 lalu anaknya yaitu William Wrigley III
yang mengelola perusahaan itu hingga dia meninggal tahun 1991. Saat ini
Perusahaan Wrigley dikelola oleh cucunya Phill Knight Wrigley yaitu William Wrigley Jr II
alias Bill Wrigley yang berhasil melanjutkan bisnis kakek buyutnya
sehingga menorehkan namanya dalam daftar 500 orang terkaya didunia versi
majalah Forbes dan berhasil menempatkan perusahaannya WM. Wrigley Company kedalam daftar 500 perusahaan terbaik dunia versi majalah Fortune
pada tahun 2006 Bill Wrigley menyerahkan kepemimpinan perusahaan pada William Perez yang pernah menjadi C.E.O Nike,
dia adalah orang pertama diluar anggota keluarga Wrigley yang
dipercaya untuk mengelola perusahaan yang selama 117 tahun dikelola
secara turun temurun oleh keluarga Wrigley. Pada bulan Oktober 2008,
Bill Wrigley menjual sebagian sahamnya pada perusahaan coklat raksasa Mars senilai 23 milyar Dollar. Merger antara Mars dan Wrigley menjadikan Wrigley Mars sebagai perusahaan gula-gula terbesar di dunia.
Dari
biografi keluarga William Wrigley Jr. kita bisa memetik hikmah bahwa
hal sekecil apapun jika dikelola dengan serius, ulet, tidak mudah putus
asa dan konsisten pasti lambat laun akan membuahkan hasil yang besar.
Jika kita perhatikan dengan seksama daftar orang terkaya didunia versi
majalah Forbes, kita akan menemukan fakta bahwa para Milyuner itu (yang
kaya karena usaha bukan karena seorang Raja) sukses karena merintis
bisnis besar yang membutuhkan keahlian rumit misalnya bisnis software,
property, baja, pengeboran minyak, telekomunikasi , electronik dan
berbagai bisnis besar lainnya jarang sekali kita temukan milyuner yang
kaya dari hal kecil tapi William Wrigley Jr dan keturunannya mampu
membuktikan pada dunia bahwa hanya dengan permen karet, merekapun bisa
sejajar dengan para milyuner lainnya. Saat ini perusahaan Wrigley
berhasil mengembangkan sayapnya ke 180 negara dan memiliki pabrik di
Amerika, Mexico, Australia, Inggris, Canada, Spanyol, Selandia Baru,
Pilipina, Perancis, Kenya, Taiwan, China, India, Polandia, dan Russia.
* Referensi : www.wikipedia.org, www.wrigley.com, www.fortune.com, www.forbes.com, www.nytimes.com, www.vintageadbrowser.com
