Jumat, 26 Oktober 2012 | 13:15 WIB
Dibaca: 420

Sumber: Soulmate foto www.nandoism.com
Jodoh itu memang misteri ada yang bertahun-tahun berusaha keras mencari tapi ngga ada yang nyambung dihati walau berbagai cara sudah dilakukan mulai dari bersosialisasi didunia nyata dan didunia maya dan ikutan biro jodoh online. Ada yang berhasil ada juga yang nihil. Sementara itu disisi lain ada wanita yang ngga nyari jodoh secara serius malah dalam waktu singkat sudah dapat pria yang berniat serius menikahinya.
Kejadian ini dialami oleh Mawar janda yang ditinggal meninggal suaminya, dia punya teman sebut saja namanya Rose yang sudah bercerai dari suaminya. Sejak suaminya meninggal 4 tahun lalu setahun setelah suaminya meninggal Mawar berusaha keras mencari suami baru dengan berbagai jalan, mulai dari usaha batiniah dan usaha lahiriah sperti bersosialisasi dan ikut biro jodoh online tapi tetap saja sampai detik ini belum menemukan jodoh. Banyak pria yang berkenalan dengannya tapi semuanya berujung putus tak ada satupun yang serius.
Suatu hari sebulan yang lalu Rose (yang bercerai dari suaminya) minta tolong Mawar untuk memasukannya pada biro jodoh online karena dia sendiri ngga mengerti birojodoh online. Dengan memasukan segala data Rose dan berpura-pura sebagai dirinya, Mawar menjawab setiap pesan yang masuk. Seminggu setelah profil Rose ada di birojodoh online, cukup banyak pesan yang masuk salah satu pesan yang ingin berkenalan dengan Rose lengkap dengan nomer HPnya. Mawar lalu meneruskan pesan itu pada Rose dan ternyata mereka saling kontak lewat telpon yang akhirnya berujung pada janjian kopdar.
Seminggu yang lalu pria itu datang dan bertemu Rose sungguh tak terduga gayung bersambut dan mereka kini menjalin hubungan bahkan sang pria berniat serius menikahinya karena cinta pada pandangan pertama dan mengingat umur mereka bukan ABG lagi sang pria berniat serius untuk segera melamarnya. Oh alangkah indahnya bayangkan dapat pria yang tampan dan mapan hanya dalam waktu hanya 1 bulan. Sementara Mawar yang setengah mati cari jodoh sejak 3 tahun lalu selalu kandas ditengah jalan. Melihat Rose sudah punya pacar yang serius, Mawar hanya bisa tersenyum getir menyaksikan dua sejoli itu menjalin cinta dalam hatinya dia membatin, setengah mati dia berusaha mencari jodoh tapi ngga berhasil sementara Rose yang ditolongnya, dalam waktu 1 bulan sudah menggaet calon suami.
Mawar hanya bisa menangis terkadang dia merasa Allah ngga adil karena semua orang tahu bahwa sebenarnya Rose kualitasnya dibawah Mawar terutama dari segi moral itulah sebabnya dia dicerai suaminya, tapi ternyata Rose lebih mudah dapat pengganti. Sementara mawar yang cerdas, bermoral terpuji dan sudah berusaha keras lahir dan batin ternyata sulit mendapatkan jodoh walau segala daya telah diupayakan.
Mawarpun terkulai lesu, ada rasa pedih dihatinya karena dia tak seberuntung Rose tapi ada juga rasa bahagia karena berkat jasa dirinya Rose dapat jodoh. Akhirnya timbul sedikit rasa putus asa dalam dirinya karena perjuangannya selama ini gagal, haruskah Mawar tetap berusaha atau pasrah saja dan diam menanti pangeran pujannya? Sementara uban mulai bermunculan dikepalanya Mawar semakin tertekan adakah yang bakal menerimanya apa adanya karena usia semakin menua? Itulah kenyataan pahit yang harus dihadapinya, jika dicari setengah mati jodoh malah lari tapi orang yang ngga susah payah berusaha mencarinya malah dapat dengan mudah. Sungguh ironis...