![]() |
| Macklemore dan Ryan Lewis foto mail.com |
Biasanya penyanyi rap menyanyikan lagu yang
bertema glamour, pesta, wanita, kekayaan dll bahkan penampilan mereka
diberbagai video klip dan show terlihat mahal dengan perhiasan mencolok
disekujur tubuh terkadang gigipun dilapisi emas atau berlian tak hanya itu
busana juga pakai produk bermerk dari ujung kepala sampai kaki. Ditengah pola penyanyi rap yang begitu-begitu
saja tiba-tiba muncul rapper kulit putih, Macklemore dan rekannya Ryan Lewis
yang menciptakan lagu tentang Thrift shop atau toko loak dan bagaimana
bangganya dia beli barang loakan itu.
Lagunya seolah menyindir gaya hidup para rapper yang gemar tampil mahal dan bling bling. Syairnya menceritakan dengan uang 20 Dollar dia bisa belanja di toko loak tak perlu bayar 50 Dollar hanya untuk 1 kaos cukup 0.99 Dollar sudah dapat barang bagus. Secara tak terduga Syair dan video tentang toko loak yang kocak itu ternyata sangat digemari masyarakat sehingga lagu Thrift Shop menjadi lagu terlaris saat ini, satu-satunya lagu rap terlaris sepanjang sejarah musik digital yang singlenya terjual lebih dari 4 juta download sejak dirilis 6 bulan lalu, meraih posisi kesatu di Billboard selama 20 minggu berturut-turut dan hingga saat ini videonya di Youtube dilihat sekitar 193 juta klik.
Lagunya seolah menyindir gaya hidup para rapper yang gemar tampil mahal dan bling bling. Syairnya menceritakan dengan uang 20 Dollar dia bisa belanja di toko loak tak perlu bayar 50 Dollar hanya untuk 1 kaos cukup 0.99 Dollar sudah dapat barang bagus. Secara tak terduga Syair dan video tentang toko loak yang kocak itu ternyata sangat digemari masyarakat sehingga lagu Thrift Shop menjadi lagu terlaris saat ini, satu-satunya lagu rap terlaris sepanjang sejarah musik digital yang singlenya terjual lebih dari 4 juta download sejak dirilis 6 bulan lalu, meraih posisi kesatu di Billboard selama 20 minggu berturut-turut dan hingga saat ini videonya di Youtube dilihat sekitar 193 juta klik.
Prestasi yang dirain Macklemore dan Ryan Lewis
itu tentu saja menggemparkan perusahaan rekaman (label) karena mereka adalah
musisi Indie. Hingga saat ini nyaris tak ada musisi Indie yang lagunya sangat
laris dan menguasai tangga kesatu Billboard selama bermingu-minggu. Sekitar 20
tahun lalu ada penyanyi Indie pop, Lisa loeb yang sukses didunia musik dengan
lagunya Stay (I Miss you) tapi lagu Lisa hanya bertahan 1 minggu saja diposisi
1 Billboard.
Macklemore alias Ben Haggerty sudah mulai terjun
didunia musik sejak awal tahun 2000 dia bekerja sama dengan Ryan Lewis. Mereka
bertekad konsisten di jalur Indie setelah Macklemore punya pengalaman
buruk dengan label besar, kejengkelannya terhadap Label dia wujudkan dalam
bentuk lagu berjudul Jimmy Lovine (Direktur label Interscope yang berhasil
mengorbitkan rapper Eminem).
Sejak itu mereka berjuang keras jadi musisi
indie, Macklemore bilang lebih baik jadi musisi kelaparan daripada sukses tapi
diperbudak label. Rupanya kegigihan dan kesabaran Macklemore dan Ryan Lewis
berbuah manis ketika lagu Thrift Shop menghebohkan industry musik
khususnya genre Hip hop. Kini nama mereka terkenal walau harus berjuang selama
12 tahun untuk mewujudkan impiannya menjadi musisi Indie yang sukses di
industry musik dunia.
Sukses Maklemore dan Ryan Lewis ini bisa
menginsipirasi para musisi Indie untuk tidak putus asa dan terus berkarya walau
tidak dilirik label besar, apalagi di era musik digital ini, kesempatan lebih
terbuka bagi musisi Indie untuk mempromosikan musiknya sendiri selama ada
Youtube dan toko musik digital online macam iTunes. Dengan lagu bagus, kerja
keras, ketekunan dan sedikit keberuntungan bukan tidak mungkin bisa meraih
popularitas didunia musik.
Dibawah ini video Thrift Shop
dari Maklemore dan Ryan Lewis
