![]() |
| Sumber: The Voice foto tribunnews.com |
Sebenarnya acara The Voice Indonesia sudah mulai dari 10 Februari tapi saya baru nonton kemaren di Youtube, begitu lihat langsung jatuh cinta. Karena suara para pesertanya bagus, berkarakter dan bervariasi dari berbagai aliran musik ada Jazz, Blues, Rock dan Pop. Selain itu para pelatih/coach (Sherina, Armand Maulana, Glenn Fredly dan Giring) membawakan acara ini dengan spontan, santai walau kadang lebay tapi jadi engga membosankan. Rayuan para coach untuk menarik hati para peserta yang terpilih untuk bergabung dalam timnya bikin acara ini terasa kocak dan seru.
Diantara para peserta yang lolos, ada 2 peserta muda yang nyanyi lagu Indonesia jadul tapi mereka berhasil menyanyikan lagunya dengan improvisasi yang memikat padahal saat lagu itu tercipta mereka belum lahir, yaitu Agseisa (19) nyanyi lagu Bimbi (ciptaan Titik Puspa) dan Thomas (23) nyanyi lagu Juwita Malam (ciptaan Ismail Marzuki). Selain itu ada peserta Bule Australia, Stevie Krisnata yang sudah cukup lama tinggal di Surabaya jadi logat bicaranya mirip orang Jawa. Waktu para Coach berbalik raut wajah mereka terkesima karena engga nyangka yang nyanyi bule.
Peserta lain yang tampil mempesona adalah Pritta Kartika yang menyanyikan lagu 50 Tahun Lagi dari Yuni Shara lebih bagus dari aslinya dan Tiara, walau Tiara sering dibullysejak remaja, dia terpacu ikut acara ini untuk membuktikan bahwa badan gemuk dan wajah biasa bukan penghalang untuk meraih mimpi dan terbukti 3 coach tekan tombol berebut untuk jadi pelatih Tiara, lihat videonya ▼
Ada beberapa penyanyi yang sudah berumur diatas 30 misalnya Dita (40) tapi nampak awet muda dan piawai main harmonica mengiringi lagu blues yang dinyanyikannya, sempat terlintas dibenak saya kemana aja dia selama ini? Ada Dilla (32) yang nyanyi lagu Tracy Chapman sebagus penyanyi aslinya. Peserta unik lainnya Lilian (35) yang tampil menghibur diselingi ngerap dengan lagu Have Fun Go Mad.
Ada juga peserta yang suaranya mantap tapi entah kenapa tak satupun coach yang milih misalnya Micky mantan juara 2 ajang cari Bakat AFI (Akademi Fantasi Indonesia) ini ikut lagi acara The Voice tapi gagal padahal suara Micky bagus lho. Waktu para coachberbalik mereka cukup kaget karena yang berdiri dihadapan mereka Micky AFI. Itulah uniknya The voice, para pelatih hanya mendengar suara saja engga melihat penampilan peserta sebelumnya. Lalu ada Arya yang gagal juga, akhirnya banyak komentar di Youtube yang kecewa kenapa Arya bisa gagal? Lihat video Arya dibawah ini ▼
Terlepas dari polemik Arya, acara The Voice ini bikin penasaran karena para peserta pasti akan tampil habis-habisan untuk jadi yang terbaik. Diajang pencarian bakat lain kita lebih mudah mencari 'jagoan' karena diantara peserta yang lolos hanya 1-2 yang menonjol jadi mudah ditebak siapa pemenangnya. Tapi di The Voice bakal sulit ditebak siapa yang juara nanti? Hingga saat inipun saya masih sulit milih peserta favorit karena kontestannya memang kualitasnya hampir merata maklum banyak peserta yang sudah terbiasa nyanyi di café atau manggung jadi wajar jika suara mereka begitu memukau.
Sayang dibanding X Factor acara ini nampaknya belum banyak penonton, apa mungkin pengaruh acaranya masih baru jadi engga sepopuler ajang cari bakat yang diusung TV lain? mengingat beberapa kali acara Indonesian Idol diputar disitu jadi penonton lebih terbiasa nonton acara ajang cari bakat di TV tersebut?? Entahlah, tapi menurut saya The Voice lebih bermutu dan menghibur walaupun mungkin para ABG kurang suka dengan acara ini mengingat para pesertanya banyak yang 'berumur' dan engga ada yang seimut Fatin atau Mikha Angelo. Dibawah ini beberapa komentar dari Youtube tentang The Voice ▼

Sumber: foto youtube.com

Sumber: foto youtube.com

Sumber: Foto youtube.com
