![]() |
| Finalis Arab Idol 2013 |
Pengamat gerakan zionisme Muhammad Pizzaro Novelan Tauhidi mengungkapkan pendapatnya tentang ajang pencarian bakat seperti American Idol, x Factor dll sebenarnya tidak lepas dari program Zionis. Pernyataan itu dirilis oleh website VOA Islam dan Arrahmah.com (baca berita lengkapnya disini )
Lebih lanjut Pizaro menjelaskan, sama seperti American Idol, X Factor dibentuk oleh Simon Cowell dan diproduksi Fremantlemedia yang dimiliki Rupert Murdoch. Simon Cowell dan Rupert Murdoch (keduanya berdarah Yahudi), adalah para kreator yang sangat gigih mengkreasi acara pencarian bakat yang kemudian disebar ke negara-negara muslim.
Padahal American Idol hasil kreasi Simon_Fuller bukan Simon_Cowell. Bahkan pada tahun 2011 Simon Fuller pernah menuntut Simon Cowell karena membuat ajang cari bakat baru yang mirip American Idol yaitu X Factor. Fremantlemedia sendiri pemiliknya bukan Rupert Murdoch tapi Berteslman Grup yang perusahaannya berpusat di London dan Jerman,sahamnya dimiliki oleh 75% pengusaha Jerman dan 25% pengusaha Austria. (Silahkan baca FremantleMedia dan Bertelsmann, apa ada nama Rupert Murdoch?)
Pizaro juga mengatakan, "Di luar negeri sana, acara X Factor tidak banyak direspon oleh umat muslim, karena mereka tahu siapa dalang di balik acara ini. Meski ada kontestan muslim seperti Yousseph Slimani pada acara The X Factors tahun 2005 di Inggris, tapi respon muslim Inggris tidak seperti di Indonesia. Karena mereka tahu, acara seperti X Factors tidak akan pernah bisa menaikkan harkat dan martabat muslim di Inggris. Hasilnya, Yousseph Slimani hanya sampai babak perempat final."
Pizaro mungkin lupa bahwa Zayn Malik salah seorang anggota One Direction, Boys Band yang sangat terkenal saat ini, sukses berkat ajang X Factor Inggris 2010 dan Zayn Malik beragama Islam. Tak hanya di Indonesia, acara macam ini sukses di Arab. Acara seperti Arab Idol, X Factor Arab dan The Voice Arab diikuti oleh banyak peserta dari berbagai negara Arab dan finalis acara Arab Idol adalah pemuda Palestina dari Gaza. Bahkan presiden Palestina Mahmud Abbas menelpon langsung Mohammed Assaf menyatakan dukungan dan kebanggannya terhadap Assaf yang lolos ke final. Seandainya acara ajang cari bakat macam Arab Idol itu produk zionis mana mau pemuda Palestina apalagi dari Gaza ikut kompetisi seperti itu??
Kata Pizaro, "Dengan kemenangan Fatin akan ada semacam pembenaran bagi kaum muslimah berbondong-bondong membanjiri ajang pencarian bakat seperti ini. Tubuh dan wajah mereka menjadi santapan 250 juta bangsa Indonesia. Mereka meliuk-liuk dan bersaut-saut hanya demi ribuan SMS. Muslimah-muslimah kita nanti memiliki dalih masuk ke gelanggang yang sebenarnya jebakan Yahudi ini dengan satu kalimat: 'Tidak masalah selama kami berjilbab' Itulah mengapa yang dihancurkan pertama kali oleh Yahudi adalah wanita."
Padahal kalau kita perhatikan para peserta ajang cari bakat di Arab Idol, x Factor Arab dan The Voice Arab tak ada satupun yang berjilbab. Yang paling parah adalah juri X Factor Arab, Nancy Ajram penyanyi sexy dari Lebanon ini saat penjurian pakai baju yang nyaris memperlihatkan puting dadanya saking rendahnya belahan bajunya. Padahal itu acara dilihat oleh jutaan orang Arab. Dulu Agnes Monica pernah tampil sexy saat jadi juri Indonesian Idol dan belahan dadanya sedikit terlihat tapi tidak separah Nancy Ajram. Busana Nancy itu sempat menjadi sorotan berbagai media massa di Arab.
Seandainya X Factor Indonesia didalangi zionis Yahudi, kenapa ketua Majelis Ulama Indonesia tidak mengeluarkan fatwa haram bagi muslimah untuk mengikuti acara itu? Bahkan sebaliknya ketua MUI mengirim surat pada Fatin yang isinya mendukung Fatin diacara itu.
Sebaiknya jangan terlalu mudah menuduh konspirasi zionis, kita lihat sisi positifnya saja, apa yang diraih Fatin ini bisa jadi sumber inspirasi bagi remaja putri untuk berkarya dan meraih mimpi tanpa harus mengobral aurat. Seperti kita ketahui dunia musik dan hiburan sarat dengan penampilan yang sexy dan vulgar. Setidaknya Fatin bisa memberi contoh bahwa tidak perlu sexy dan ngumbar aurat untuk bisa terkenal didunia hiburan. Apalagi Fatin pernah beberapa kali ikut lomba MTQ hal itu semakin membuat banyak orang kagum karena Fatin tak hanya bisa menyanyi juga jago mengaji. Dan fasih mengaji al Quran adalah suatu hal yang jarang dikuasai oleh anak-anak muda sekarang terutama yang hidup di kota besar.
