![]() |
| Pangeran Al Waleed dan istrinya Putri Ameerah sumber foto businessinsider.com |
Tanggal 4 Maret 2013 lalu Forbes merilis daftar orang terkaya didunia tahun 2013, tapi daftar yang dirilis Forbes itu diprotes Pangeran Al Waleed karena keliru menaksir kekayaannya. Menurut Forbes kekayaan sang Pangeran sekitar USD 20 Milyar sementara versi sang Pangeran, kekayaan dia USD 29,6 Milyar atau sekitar 281 trilyun. Jika dihitung menurut versi Pangeran maka seharusnya dia berada diranking 10 besar sementara Forbes menempatkan dia di ranking ke 26 orang terkaya sedunia. Daftar orang terkaya didunia bisa lihat disini > Forbes Billionaires List
Pihak Al Waleed mengklaim sistem penilaian
kekayaan yang dilakukan Forbes tidak menguntungkan bagi investor Timur Tengah
dan Forbes tidak menghitung kekayaan dari saham perusahaan-perusahaan yang
terdaftar di bursa Tadawul yang merupakan bursa saham Arab Saudi. Namun, Forbes
menghitung kekayaan dari saham di pasar modal Meksiko. Pihak Forbes sendiri mengatakan
bahwa mereka sudah menghitung secermat mungkin dan berpengalaman lebih dari 27
tahun. Dari 1342 daftar orang terkaya didunia tak ada satupun yang protes
kecuali sang Pangeran. Tapi Al Waleed memutuskan untuk tidak bekerja sama lagi
dengan Forbes dan meminta namanya dicabut dari daftar, untuk selanjutnya dia
lebih memilih bekerja sama dengan Bloomberg salah satu pesaing Forbes yang
tahun lalu menempatkan Al Waleed di posisi 16 orang terkya didunia dengan
kekayaan sekitar 28 Milyar Dollar.
![]() |
| Pangeran Al Waleed dalam pesawat Pribadinya foto forbes.com |
Terlepas dari perseteruan itu, yang menarik
adalah dulu Arab Saudi termasuk tertutup mengenai kehidupan pribadi dan jumlah
kekayaan para milyunernya terutama yang berasal dari keluarga kerajaan. Tapi
Pangeran Al Waleed lebih modern dan terbuka sehingga dia sering
menjadi sorotan berbagai media massa terutama gaya hidupnya yang wah. Beberapa
tahun lalu Al Waleed meminjamkan mobilnya yaitu mercy bertabur berlian dengan
jok terbuat dari bulu beruang kutub asli untuk dipajang disalah satu pameran
mobil konon harga mobil itu senilai 4.8 Juta Dollar atau sekita 45 Milyar,
pernah seorang pengunjung menyentuh mobil dan dia
harus bayar denda senilai USD 1000,-. Selain memamerkan mobil dan motor Ducati
bertabur berlian sang pangeran juga mempersilahkan wartawan asing melihat
pesawat pribadi, yacht dan istananya di Arab Saudi.
Sepak terjang sang pangeran didunia bisnis memang
cukup fenomenal. Perlahan tapi pasti beberapa proyek yang dia kerjakan
memberikan keuntungan yang berlipat ganda sehingga dia bisa merambah bisnis
internasional. Pada tahun 1990 dia menyelamatkan citigroup dari kebangrutan
dengan menanam investasi sebesar USD 550 Juta, beberapa tahun kemudian
Citigroup bangkit dan memberi keuntunganyang sangat besar bagi Al Waleed.
Selain citigroup, Al Waleed membeli saham di berbagai perusahaan besar seperti
Amazon.com, eBay, AOL Time Warner, Ford Motor Company, Hewlett-Packard,
Motorola, Pepsi, Walt Disney Company dll minggu lalu diapun membeli saham
Twitter senilai USD 300 Juta. Diversifikasi usahanya pun sampai ke Timur Tengah
dan memiliki sebagian besar saham di Hotel Four Seasons dan Fairmont Hotels. Ia
juga memiliki saham di Arab Radio dan Televisi, Lebanese Broadcasting Centre,
serta Palestine Development and Investment Company. Tak hanya itu Al Waleed
bekerja sama dengan jaringan media Rupert Murdoch untuk menjadi pesaing bagi Al
Jazeera di Timur tengah.
![]() |
| Kecantikan Putri Ameera Yang mempesona foto salmasak.tumblr.com |
Pangeran Al Waleed juga dikenal sebagai seorang
yang gemar dan royal dalam beramal misalnya saat tsunami Aceh dia menyumbang 17
Juta Dollar untuk Indonesia dan menyumbang 10 Juta dollar USD pada Amerika saat
terjadi peristiwa 911, walau akhirnya sumbangan itu dikembalikan lagi oleh
Amerika karena Al Waleed mengkritik kebijakan Amerika di Timur Tengah yang
dianggap memicu terjadinya serangan pada Amerika. Tapi sepak terjang sang Pangeran didunia bisnia
dan gaya hidupnya yang glamour itu tak selalu mengundang decak kagum, sebagian
kelompok Islam mengkritik sang Pangeran karena dia menanam modal diberbagai
perusahaan Amerika dan menjalin hubungan yang erat dengan para pengusaha Yahudi
seperti, Bloomberg, Rupert Murdoch, Goldman & Sachs dll.
Selain itu istri
dan anak sang pangeran juga tidak berjilbab bahkan pegawai istana Al Waleed 65%
adalah wanita dan semuanya tampil modis tanpa jilbab. Padahal selama ini Arab
Saudi dikenal sebagai negara yang ketat menjalankan syariat Islam. Sebagian
besar orang menilai sepak terjang sang Pangeran selama ini betujuan untuk
mengubah citra Arab Saudi yang terkesan tertutup dan konservatif menjadi lebih
modern dan terbuka dimata dunia.
Dibawah ini slidephoto sebagian kecil
harta Al Waleed


